Airbus Mendeteksi Adanya Serangan Siber di Sistem Informasi Pesawat Komersialnya

img

 

 

Airbus mendeteksi adanya akes data tidak sah ke sistem informasi pesawat komersialnya. Insiden diungkap oleh perusahaan produsen pesawat tersebut pada Rabu (31/1/2019).

 

Salah satu juru bicara perusahaan mengungkapkan sebagian besar data yang diakses berupa data profesional seperti nama, informasi kontak untuk karyawan Eropa, dan orang-orang relevan yang diberitahu tentang akses tersebut. Airbus mengklaim tidak ada data pelanggan yang terungkap. "Insiden ini tidak berdampak terhadap operasional Airbus," tambahnya.

 

Insiden ini sendiri sedang diselediki secara menyeluruh oleh para ahli Airbus. Mereka segera mengambil tindakan, melakukan identifikasi dan memperkuat sistem keamanan untuk mencegah dampak yang lebih parah.

 

"Airbus telah melakukan kontak dengan otoritas peraturan dan perlindungan data terkait kasus ini. Perusahaan juga telah menyarankan para karyawan untuk mengambil tindakan pencegahan," terangnya.

 

Untuk saat ini, pihak Airbus belum dapat berkomentar terkait identitas para pengakses dan cara mereka melakukan pengaksesasan terhadap data tersebut.

 

Keamanan dunia maya adalah masalah yang harus dihadapi banyak perusahaan penerbangan. Beberapa perusahaan penerbangan telah mengalami kejadian serupa pada masa sebelumnya. Misal seperti Alaska Airlines diretas pada awal 2017 dan WestJet yang telah melaporkan ratusan ribu serangan dunia maya pada tahun lalu. 

 

Sumber: Aviation Today