Bahaya Yang Mengintai Anda Ketika Menggunakan VPN Gratis

img

Indonesia merupakan salah satu negara dengan pengguna virtual private network (VPN) terbesar di dunia. Diantaranya hal ini disebabkan karena banyaknya situs-situs yang diblokir oleh pemerintah. Sebut saja seperti Vimeo, Reddit, hingga Tumblr.

 

Untuk mengakses situs-situs yang diblokir oleh pemerintah, jalan pintas yang paling banyak digunakan oleh sebagian orang adalah menggunakan layanan VPN. Dengan menggunakan layanan ini mereka dapat mengubah rute lalu lintas, sehingga seolah-olah mereka berada ditempat lain. Misalnya, ketika menggunakan layanan ini seseorang di Indonesia dapat mengakses Tumblr menggunakan IP Amerika, karena layanan Tumblr tidak diblokir di Amerika.

 

Biasanya jalan pintas yang paling sering digunakan adalah menggunakan VPN gratis. Mereka menggunakan layanan tersebut karena mereka tidak perlu mengeluarkan uang sama sekali. Namun tanpa mereka sadari sebenarnya mereka sedang membayar biaya layanan yang paling mahal, yakni menggadaikan privasi dan keamanan mereka sendiri.

 

Di bawah ini kami akan menjelaskan bagaimana VPN gratis menggunakan koneksi Anda untuk kegiatan berbahaya (bahkan ilegal) dan bagaimana layanan VPN premium terkemuka dan berbayar dapat memungkinkan Anda mengakses situs yang diblokir sembari tetap menjaga privasi Anda!

 

 

Bahaya Proxy dan VPN Gratis

Banyak orang terkecoh dengan kata "Gratis" meskipun tidak sepenuhnya gratis ketika mengakses situs yang diblokir menggunakan VPN dan Proxy gratis. Layanan ini sebenarnya memungkinkan pihak ketiga untuk menyelinap melalui data pribadi Anda. Bahkan kemungkinan paling buruk membiarkan orang lain menggunakan koneksi internet Anda untuk melakukan kegiatan ilegal di web.

 

VPN gratis dapat mencatat dan melacak semua konten, alamat IP, hingga situs-situs yang Anda kunjungi, dan aktifitas lainnya. Selain masalah keamanan privasi tersebut, biasanya VPN gratis memiliki kecepatan jelajah yang lambat, koneksi yang tidak stabil, batas penggunaan data, dan enkripsi yang lemah.

 

Bahkan kemungkinan buruk yang dapat menimpa Anda ketika menggunakan layanan VPN gratis adalah informasi pribadi Anda dijual kepada pihak ketiga. Tidak hanya sampai disitu, mereka juga seringkali menempatkan iklan tambahan (kadang-kadang berbahaya). Bahkan, mereka menggunakan IP Anda untuk kegiatan kriminal dan ketika dilakukan penyelidikan akan mengarahkan ke perangkat Anda, bukan milik mereka.

 

Sementara itu bagaimana dengan proxy Anda? Fungsi dari proxy hanya meneruskan lalu lintas internet Anda tanpa mengenkripsi. Hal itu memungkinkan mereka dapat membaca semua data pribadi Anda. Kemungkinan dampak yang terjadi adalah mereka dapat memanfaatkan identitas Anda atau menjualnya kepada pihak ketiga.

 

 

Bagaimana VPN Gratis Menggunakan Koneksi Anda

 

Ketika Anda akan menggunakan layanan VPN, terlebih dahulu Anda harus meneliti dampak keamanan bagi privasi Anda. Meskipun penyedia layanan VPN tersebut telah berjanji untuk menjaga semua informasi pengguna aman dan anonim, namun seringkali tidak ada klausul larangan mencatat koneksi, memantau kebiasaan browsing pengguna, hingga menjual data pelanggan ke pengiklan.

 

Kasus populer yang terjadi adalah Kelompok advokasi hak digital Amerika Serikat yang mengajukan keluhan kepada Federal Trade Commission (FTC) terhadap layanan VPN Hotspot Shield. Penyedia layanan VPN gratis populer tersebut dilaporkan karena dianggap melanggar kebijakan privasinya sendiri. VPN Hotspot Shield diduga melacak, mencegat dan mengumpulkan data pelanggannya.

 

 

Solusi Aman untuk Mengakses Situs Web yang Diblokir

 

Layanan berbayar memiliki kecenderungan menawarkan keamanan tanpa menjual detail pribadi Anda kepada pihak ketiga. Server VPN gratis dapat menyebabkan hal-hal yang merugikan seperti pencurian identitas, sementara VPN berbayar dapat (meskipun tidak semua) menjaga informasi Anda tetap pribadi dan aman.

 

Untuk itu, kami akan mencoba membantu memberikan beberapa poin yang dapat menjadi pertimbangan Anda ketika akan menggunakan VPN berbayar:

 

1. Kecepatan koneksi: Seringkali layanan VPN dapat menyebabkan penurunan kecepatan koneksi. Untuk itulah perhatikan penyedia layanan VPN yang memperhatikan kecepatan koneksi.

 

2. Server VPN: Untuk menunjang aktifitas Anda, sebaiknya Anda memilih layanan VPN dengan jaringan server global. Layanan VPN yang memiliki server di berbagai negara.

 

3. Protokol VPN: Pilih layanan VPN yang memungkinkan Anda dapat mengakses semua konten yang diinginkan dari manapun Anda berada. Hal ini dapat membantu mobilitas Anda.

 

4. Kebijakan Privasi: Perhatikan dengan teliti terkait kebijakan privasi yang diberikan layanan VPN. Sebaiknya Anda memilih layanan VPN yang berani menjamin bahwa data atau log lalu lintas apa pun yang Anda lakukan tidak tersimpan di server mereka. Selain itu, penting juga memilih layanan VPN yang menawarkan pengacakan IP Anda.


5. Dukungan Pelanggan: Pilih layanan VPN yang dapat membantu Anda sepanjang waktu dengan berbagai pilihan kanal komunikasi. Sehingga dapat membantu menyelesaikan permasalahan yang Anda hadapi secara lebih cepat.

 

Sumber referensi:

1. Safer VPN

2. Error 404 Cybernews

3. Techinasia