Serang File, Aksi WannaCry Buat Korbannya Menangis

img

JAKARTA - Nama WannaCry melambung pada awal pekan lalu karena ia mampu menginfeksi ribuan komputer di ratusan negara. Aksi WannaCry ini dinilai cukup jahat oleh pengamat siber.

"Khusus WannaCry ini serangan yang jahat, kalau ini hacker enggak cuma coba-coba karena efeknya besar, ia menyerang file dan dokumen. Jadi kalau file sudah terserang, kita bisa nangis," kata pakar keamanan siber CISSRec, Pratama Persadha dalam diskusi RedBonds, Selasa (16/5/2017).

Ransomware WannaCry melakukan serangan terhadap file atau dokumen korban dan akan meminta tebusan kepada korbannya, dan setelah tebusan itu dibayarkan hacker akan membuka akses dengan cara memberikan key kepada korbannya. Namun, menurut Pratama hal itu tak selalu terjadi.

"Walau sudah dibayar, tetap saja enggak dibuka," jelasnya.

Seperti diketahui, WannaCry menginfeksi komputer beberapa rumah sakit di Inggris. Tak hanya di Inggris, serangan ternyata juga terjadi di Indonesia dan menyerang salah satu rumah sakit.